Ini alasan mengapa bom bunuh diri solo

Tidak ada angin dan hujan bagai petir di siang bolong, mungkin ini lah yang cocok dengan bom bunuh diri Gereja Kepunton, Jl Arif Rahman Hakim, Solo, bom bunuh diri yang biasanya dikaitkan dengan moment hari raya keagamaan, tapi saat ini bom diledakkan dengan ibarat seorang anak jahil yang membeli petasan lalu diledakan secara tiba-tiba tanpa alasan apapun kecuali hanya kesenangan semata.

Memang kejadian ini jauh dari moment hari raya keagamaan, pelaku yang melakukan bom bunuh diri ini hanya merupakan alat atau Senjata dengan tujuan mengkaitkan kejadian bom bunuh diri solo dengan kejadian di Ambon waktu yang lalu, dan akhirnya masyarakat akan menilai jika bom bunuh diri ini adalah perbuatan jihadis.

Tetapi mungkin ini alasan mengapa bom bunuh diri solo

sebelumnya FYI (For Your Information)

Beberapa waktu yang lalu kondisi Perekonomian Eropa sedang dalam kedaan yang tidak stabil, mata uang eropa Euro tidak diketahui akankah masih bisa bertahan. Beberapa negara terancam Default dengan tingkat probabilitas yang bermacam-macam atau probability of default (PD), yaitu Kemungkinan Gagal Bayar dengan kata lain Negara tersebut tidak bisa membayarkan hutang mereka lagi karena kas yang menipis/hampir kosong.

Negara Negara Terancam Default tersebut adalah

10 Besar meliputi:

Yunani (PD) 16,13%, Ekuador (PD) 11,11%, Venezuela(PD) 10,93%, Pakistan(PD) 7,92%, Irlandia (PD) 5.66%, Islandia (PD) 4,53%, Ukraina (PD) 4,1%, Argentina(PD),  3,9%, Jamaika (PD) 2,84%, danVietnam(PD) 2,8%.

20 besar meliputi:

Portugal, Lebanon, Macedonia, Sri Lanka, Rumania, Kazakhstan, Jordania, Costa Rica, India dan Malaysia.

Selamat … Indonesia posisi level 26 dengan kemungkinan Default PD 0,34% bersanding dengan Turki, Morocco, Rusia, Kolombia, Hungaria, Rep Dominika, Lithuania, Spanyok dan El Savador.

Kaitan dengan Bom bunuh diri solo

Penutupan Index Saham Jumat
Penutupan Index Saham Jumat

Beberapa hari lalu Index Composite Jakarta, Index Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia Menyentuh level minus 8%, salah satu akibat dari pergolakan ekonomi Eropa yang berdampak cukup signifikan di perdagangan sahamIndonesia.

Index Composite Jakarta
Chart Index Composite Jakarta

Penutupan Jumat kemarin Index Composite Jakarta sempat membaik dan berada di level positif 1.70%, tetapi tampaknya ada yang tidak senang dengan kanaikan ini, jika dilihat dari perisitiwa bom bunuh diri di JW marriot Index bisa melemah sampai dengan 10%. jadi apalagi alasan bom solo jika tidak ada moment hari raya keagamaan.

Pengibaratan anak jahil yang membeli petasan diatas cukup bisa diterima, hanya saja anak jahil ini memiliki uang yang pastinya sangat banyak dengan membeli banyak saham atau komoditi dengan harga yang murah dan berharap untuk menjualnya dengan harga yang tinggi tentunya di saat situasi sedang tenang. Anak jahil ini tentunya memiliki pengaruh yang besar sehingga bisa mengontrol apa saja termasuk rakyat kecil.

Siapa yang menjadi korban.

Rakyat kecil dan Orang Miskin dijadikan alat untuk membunuh dan dibunuh untuk mewarnai perekonomian modern ini, dalam kondisi yang miskin seseorang dapat mudah dihasut dan dijadikan alat untuk berbagai kepentingan.

Dalam lingkup Global ataupun Lokal Islam selalu diburu dan dijadikan kambing hitam oleh sekelompok orang. Sebelum WTC runtuh oleh bahan peledak dengan skenario ditabrak pesawat, hari sebelumnya saham perusahaan senjata laris terjual.

Sekelompok orang ini menguasai perekonomian Indonesiadan dunia yang jauh dari syariah islam, padahal Sistem Syariah Islam dapat menyelamatkan perekonomian Global. Mengapa Bank Syariah di Eropa dan Amerika sangat laris, karena rakyat disana ingin benar-benar mengamankan keuangan mereka.



Tags: , , , ,
This entry was posted on Sunday, September 25th, 2011 at 10:37 pm and is filed under Kupas. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your comment